Saturday, 9 August 2014

Akankah Mimpiku Menjadi Kenyataan? #2

Mungkin menurut Dani sekarang bukan waktu yang tepat untuk memikirkan hal percintaan, yang dia pikirkan sekarang hanya RACE, RACE , DAN RACE. Dani tidak ingin mengecewakan fansnya, bagi Dani fans bukan sekedar teman atau orang yang mengagumi dirinya tetapi seperti soulmate.

Free Practice hari ini sudah selesai, Dani puas dengan Performance nya. Sekarang dia berada di dalam kamarnya dia merasa bosan, tiba-tiba ponselnya berbunyi.

Message (1)
From : Lorenzo
“ Dan, ke kamar gue yuk pada lagi main Playstation, mau join gak?”

Dani langsung menuju kamar Lorenzo.

*toktoktok* Dani mengetuk pintu kamar Lorenzo. “Masuk” kata Lorenzo.

Ternyata kamarnya penuh orang ada Marc,Cal,Alex Marquez, dan Lorenzo itu sendiri. Dani bersalaman dengan orang yang ada di kamar Lorenzo.

“Sekarang giliran Marc dan Alex” kata Lorenzo

“HAHAHA,siap-siap kau akan ku kalah adek ku” ucap Marc dengan sinis

Marc bermain dengan club Real Madrid sedangkan Alex bermain dengan Liverpool.

“Kebetulan tadi lu sms gue, lagi bosen dikamar mulu” ucap Dani ke Lorenzo

“Kalo bosen main aja kesini, ini bocah bocah *Lorenzo menunjuk Marc,Alex dan Cal* suka main ke sini, kadang juga ada si Rossi. Gue setiap race bawa playstation, jadi kalo bosen bisa main bareng-bareng” balas Lorenzo.

 Cal mendengar pembicaraan mereka berdua, Cal ikut nimbrung pembicaraan.

“Bosen kenapa hayo? Mikirin mantan yah? Apa mikirin UG yang baru?” ucap Cal

“Apaan sih lu, ah dikit lagi gol, ah Marc gimana sih lu” ujar Dani mengalihkan perhatiannya kepada Marc dan Alex yang sedang serius bermain playstation

“SUKUR GAK GOL KAN” teriak Alex kepada Marc. “Bentar lagi juga gol kok, liat aja adek ku” balas Marc dengan kejam dengan adeknya

“Ye dia malah nonton si Marc sama Alex main, gimana sama umbrella girl yang baru? Kerja dia bagus gak?” tanya Lorenzo sambil memancing kearah pembicaraan tentang Olivia. “Olivia? Dia bagus kok kerjanya, ya.. sesuai sama yang gue mau harus perfect” jawab Dani dengan dingin

“Ada rasa gak....?” kata Cal, sebelumnya Cal sudah tau maksud pertanyaan Lorenzo.

“Ah apaan sih lu, enggaklah diakan cuma fans gue, kebetulan aja gue pilih dia jadi umbrella girl jadi gak mungkin gue suka sama dia” balas Dani dengan santai

Tiba-tiba.....

“YES GUE MENANG, SONGONG SIH LU KAK” teriak Alex sambil histeris dengan kemenangannya.

“Kan biasanya lu kalo main kalah mulu” balas Marc putus asa.

“Yaudah sekarang giliran siapa?” ucap Marc

“Kan Dani baru dateng yaudah Dani sama Cal” kata Lorenzo

“Pilih club apa lu? Gue manchester united” ucap Dani. “Barcelona” balas Cal.

 “Eh kalian kan kalo main ps sama-sama jago gimana yang kalah taruhan” ketus Alex

“Boleh tuh, gimana Dan?” tanya Cal. 

“Okey, yang kalah traktiran makan, semua yang ada disini ditraktir setuju?” jawab Dani. “SETUJU!!” ucap semua yang ada di kamar Lorenzo.

Karena yang kalah harus mentraktir orang yang ada dikamar Lorenzo serta yang menang, Dani dan Cal bermain serius begitupun dengan yang menonton. Cal opitimis dia bakalan menang dan bisa makan sepuasnya dengan gratis.

“Pada jagoin siapa yang menang?kalo gue jagoin Dani” tanya Marc. “Gue Cal” balas Alex. “Dani dong..” balas Lorenzo.

Seketika kamar menjadi sunyi.

15 menit kemudian.....

“GOOL!!!” teriak Dani. Dani mencetak gol , skor yang diraih adalah 1-0. “Gue sih yakin si Cal menang” kata Alex dengan sombongnya. “Ah icik lu, liat aja siapa nih yang menang” balas Marc dengan geram dengan adiknya yang berisik.

Pertandingan antara Dani dan Cal sangat seru, selesai Dani mencetak gol beberapa menit kemudian Cal mencetak gol, skor menjadi 1-1.

“Lex beli makanan gih” kata Lorenzo. “Ah males lagi seru juga” jawab Alex serius menonton bola.

Pertandingan amat seru, seketika skor menjadi 2-2  didetik detik terakhir waktu habis.......

“GOLLL!!!!!!!” teriak Dani kembali. Di sela-sela waktu habis Dani mencetak gol. “Yah alamat uang gue habis” kata Cal.

Pertandingan Selesai.

“YES, GUE DITRAKTIR SAMA CAL. SIAP UNTUK MAKAN BANYAK BESOK” kata Marc kegirangan. “Siapin uang yang banyak ya” cetus Lorenzo. “Tau gitu gue gak mau deh setujuin taruhan,habis uang gue” kata Cal sambil ngambek.

***

Tak terasa setelah selesai pertandingan antara Dani dan Cal sudah menjelang malam, mereka langsung menuju ke tempat makan untuk makan malam. 

Cal,Lorenzo,Dani,Marc langsung mengambil makanan dan duduk ditempat yang kosong, sedangkan Alex bergabung dengan Rins,Fenati,Nicco dan yang lainnya.

Dani,Cal,Marc dan Lorenzo makan dengan lahap. Mereka sudah selesai makan dan duduk sejenak untuk menetralkan makanan. Marc memulai pembicaraan.

 “Besok pada mau makan apanih habis race?” kata Marc sambil berfikir apa yang mau dimakan lagi sehabis ini.

“Makan apa aja, tapi inget harus yang banyak dan harus kenyang lumayanlah ya, kapan lagi makan sepuasnya gratis lagi hahaha” balas Lorenzo melirik Cal. 

“Ngetraktir lu lu pada uang gue habis dah,  makannya pada banyak banget” ucap Cal.

“Untung gue yang menang ya, coba kalah habis uang gue hahaha” kata Dani.

"Udah yuk ke kamar udah pada selesai makan kan?” lanjut Dani.

“Belum, masih belum kenyang” kata Marc. “Hah? Masih belum kenyang? Ini nih yang ngebuat uang gue ludes nanti gara-gara lu marc, lu makan banyak amat sih” jawab Cal.

“Gue kayak onta jadi kalo laper ada persediaan makanan diperut gue” kata Marc. “Ye kan lu juga besok di traktir sama Cal kan? Udah gausah makan lagi” balas Dani. “Oh iya ya,yaudah yuk ke kamar aja” kata Marc.

Selesai main playstation di kamar Lorenzo mereka menuju ke kamar untuk beristirahat dan langsung tidur supaya badan lebih fresh ketika race besok.

***

 Besoknya Dani bangun,makan pagi dan langsung menuju kepit untuk mengecek motornya, setelah mengecek motor Dani berkeliling sirkuit, menggunakan motor yang disediakan oleh timnya. Dani melihat Olivia sedang berlari pagi di sirkuit.

“Liv?” kata Dani. “Dani? Ngapain kesini? Bukannya jadwal WUP nanti jam 9?” balas Olivia berhenti berlari.

“Iya, biasa pengen muter-muter sekalian nikmatin pagi hari, lari sendiri? Temen-temen kamu mana?”tanya Dani. “Masih pada molor, ini juga udah mau selesai larinya” kata Olivia.

“Jalan-jalan yuk muterin sirkuit sama aku” jawab Dani. “Hmm.. Boleh..” kata Olivia

Dani disepanjang jalan memutari sirkuit dengan Olivia dia membahas tentang bagaimana keadaan sirkuit Sepang. Ternyata selain Dani dan Olivia yang memutari sirkuit menggunakan motor yang disediakan tim ternyata ada Rossi dan Linda pacarnya.

“Beb, itukan ada Dani sama UG yang barunya nanti kalo kita duluin dia entar ngomong Cie ya bareng” kata Rossi ke Linda. “Sip beb bisa diatur” balas Linda.

Seketika Rossi ngebut..

“Kalo aku bilang satu,dua,tiga langusung bilang cie ya” kata Rossi, “Satu,dua,tiga. CIEEEE....... HAHAHAHA” kata Rossi dan Linda berbarengan.

Dani dan Olivia kaget. “Apaan sih lu kayak anak kecil hahaha” kata Dani. “Eh ada pasangan baru nih” kata Linda. 

“Apaan sih kak,enggak kok” balas Olivia. “Cocok kok Dan, cocok jadiin aja biar 
lupain si Vyete, eh siapasih Dan? Teyev? Itulah pokoknya” ujar Rossi.

“Yvette kali beb” balas Linda. “Nah iya maksud ayang itu” kata Rossi.
Dani hanya diam..

“Ah udahlah gak mau ganggu pasangan baru lama-lama, dahhhhh....” kata Rossi.
Dani dan Olivia langsung diam. 

Mereka berdua memiliki perasaan yang sama, sama-sama saling sayang tapi diantara mereka tidak ada yang tau dengan perasaan mereka, rencana Dani selesai race harus ditepati, tidak mau mengulur-ngulur waktu lagi.

“Yaudah ya aku pengen istirahat, sukses ya buat race nya oh iya makasih ya udah diajak jalan-jalan” kata Olivia mencium pipi Dani dan langsung pergi.

**

Dani kembali ke pit untuk mengembalikan motor yang dipakai,ternyata ada Marc di pit.

“Habis dari mana Dan?” tanya Marc sambil mengecek motornya untuk sesi WUP

“Muterin sirkuit” balas Dani. “Sama siapa? Sama Olivia yaa?” jawab Marc tertawa. “Dih sotoy ah” balas Dani ingin kabur dari Marc.

“Eh jangan coba-coba mau kabur dari gue, tadi si Rossi bilang ke gue katanya lu jalan-jalan sama Olivia” ucap Marc. 

“Siapa juga yang mau kabur, gue cuma pemanasan aja buat nanti WUP biar kakinya kuat ” jawab Dani sambil berpura-pura menggerakkan kakinya.

“Cie.... jalan-jalan sama Olivia, mau gue bantuin gak?” tawaran Marc kepada Dani.

“Bantuin apaan?” balas Dani. “Gue bantuin lu dapetin Olivia” jawab Marc. 

“Ah apaan sih kayak anak sd aja kalau mau nembak dibantuin dulu, gue bisa sendiri kok Marc” kata Dani sambil menepuk bahu Marc.

“Gue bisa sendiri kok? Wah benerkan lu mau nembak Olivia ngeri lu si Dani hahaha” balas Marc. “Ah apaansih, yaudah ah gue pengen ke kamar dulu, bye...” kata Dani.

“Hati hati dijalan sayang,hahaha” teriak Marc.

***

Hari sudah mulai siang, sudah dilaksanakan WUP tadi dan hasilnya memuaskan menurut Dani, dia merasa optimis untuk menang di sirkut ini.

1 jam kemudian...

 Para pembalap moto3 sudah berada di start untuk balapan, Olivia menghampiri Dani.

“Hai Dan” kata Olivia. “Hai juga” balas Dani

“Jangan pecicilan mondar-mandir mulu istirahat dulu bentar lagikan mau balapan” kata Olivia yang memegang payungnya sebagai umbrella girl Dani.

“Ah apaansih gausah lebay gitu, aku gapapa kok sehatkan aku sehat?” kata Dani memperlihatkan ototnya kepada Olivia. “Haha iyalah kalo kamu gasehat kamu dirumah sakit gak disini” balas Olivia mencolek Dani.

“Iyalah gimana sih sentil nih, jangan panas panasan nanti keringetan” jawab Dani sambil mengambil tisu dan membersihkan keringat Olivia.

Tiba-tiba Marc datang....

“Cie.... ih kamu co cweet banget cih Dani, aku mau dong digituin kayak Olivia” goda Marc menggunakan bahasa alay. 

“Ih apaansih lu Marc kayak anak alay lu yang suka nongkrong di taman jomblo” balas Dani

“Ih kamu gausah gitu Dani, jangan capek-capek ya mangadh qaqa” kata Marc mengambil tisu dari Dani dan mengikuti gaya Dani kepada Olivia.

“Jangan dengerin dia ya Liv, dia agak miring gitu” kata Dani kepada Olivia.

“Marc benerin noh jambul lu dulu” lanjut Dani mengacak-ngacak jambul Marc.

“Eh Dani, jeng boleh ngacak-ngacak rambut eke, tapi jangan ngacak-ngacak jambul eke, ulalala~” balas Marc.

“Astagfirullah” jawab Dani istighfar

***

Tak terasa moto3 dan moto2 sudah selesai balapan, sekarang waktunya pembalap motogp untuk balapan. Para pembalap dan crew bersiap-siap ke garis start dengan sibuk. Para wartawan dan pembawa acara motogp heboh membahas tentang Dani yang baru pertama kali menggunakan Umbrella Girl. Olivia berada di samping Dani sambil membawa payung. Banyak kamera yang memfoto Dani dan UG nya itu.

3 menit lagi menuju race...

“Akhirnya setelah sekian lama berkhayal akhirnya sekarang khayalan ku menjadi umbrella girl Dani menjadi kenyataan” kata Olivia di dalam hati.

Saatnya para crew, dan UG keluar dari lintasan karena sudah waktunya untuk balapan sebelum keluar dari lintasan Olivia berbicara kepada Dani.

“Sekali lagi aku bilang semoga kamu sukses ya Dan, doaku menyertaimu” kata Olivia tersenyum
“Makasih ya liv” balas Dani. Olivia pun tersenyum

Race dimulai..

Pertandingan sangat seru, semua tim tegang begitupun dengan para fans yang menonton race tersebut, termasuk Olivia,Alexa,Vanessa,dan Allison.

Lap terakhir, Dani memimpin balapan di ikuti Marc dan Lorenzo. Dan..... Dani menang, Dani berhasil membuat para fansnya senang dan bangga. Dani,Marc dan Lorenzo menuju podium selanjutnya press conference. Setelah dari press conference Olivia menghampiri Dani.

“Selamat ya kamu menang” kata Olivia. 

“Makasih liv, oh iya kamu kapan pulang ke indonesia?” balas Dani

“Lusa aku balik” jawab Olivia. “Besok jalan-jalan sama aku, gimana?” kata Dani.

Tiba-tiba...

“Eh yang pedekate lagi ngobrol hahaha”kata Marc. “Iya nih, seru amat kayaknya ngomongin apaan sih?” kata Lorenzo.

“Enggak kok,aku ngasih selamat sama idola aku”kata Olivia. “Taunih,nething ajasih” balas Dani

“Ohh gitu, yaudahdeh kita duluan ya,kita gak mau ganggu iya gak Marc *Colek Marc*” kata Lorenzo. “Iya, jangan lupa istirahat bro *Marc menepuk bahu Dani*eh iya kata Cal tadi traktiran yang main ps diundur jadi besok” ucap Marc

“Lah kok besok sih?” balas Dani. “Iya dia capek hari ini pengen istirahat total” ucap Marc

“Gue gakbisa Marc, gapapakan?” balas Dani. “Gakpapa, kalo lu gak dateng berarti ada jatah tambahan buat gue makan, hahaha” jawab Marc

“Makan mulu yang diurusin lu, yaudah sampein ke Cal gue minta maaf gak bisa hadir besok, eh iya Cal juga bakalan maafin gue banget kan gue gak ikut jadi uang yang dikeluarin Cal gak begitu banyak hahaha, salam ya buat Cal” ucap Dani

“Haha yowes, yaudah kita duluan ya bye..” kata Marc. “Bye sayang hahaha” kata Lorenzo menggoda Dani dan Olivia.

“Traktiran apa Dan?” tanya Olivia. “Iya waktu itu aku main ps sama Cal yang kalah traktiran makan, si Cal kalah jadi dia deh yang neraktir kita” balas Dani

“Kenapa gak ikut? Ikut aja, sayang gak ikut lumayan makan gratis hahaha” kata Olivia. “Gakpapa, makan bisa kapan aja sama mereka, kalo jalan sama kamu kan gatau kapan lagi,oh iya gimana besok maukan?”

 “Hmm,, yaudah mau kok” balas Olivia sambil tersenyum

 “Yaudah aku duluan ya, pengen istirahat jangan lupa besok ya, bye liv”kata Dani. 

“Bye Dan” balas Olivia

***

Dani berjalan menuju kamarnya dan beristirahat sejenak setelah race. Dani merencanakan sesuatu untuk dirinya dan Olivia pada esok hari.



Bersambung......

2 comments:

  1. Anjrit marc alay its kinda fucked up cyin.. eyke ngebayangin si vale yang alay malah. Oiya cyin, eyke punya kabar gembira. Marc Marquez kini ada facebooknya: Jambul Marc MarQuezh Eank Clalu Tercakiti Part II

    ReplyDelete